Apa itu jumlah lembar kertas naskah?
Wongoji adalah kertas naskah Korea: lembar bergaris kotak-kotak dengan satu karakter di setiap kotak. Jumlah lembar menunjukkan berapa lembar kertas naskah yang dihabiskan sebuah tulisan. Satuan ini masih dipakai di Korea untuk honor naskah penerbit, syarat panjang lomba, dan tugas sekolah. Ada dua jenis yang umum di Korea.
| Jenis | Susunan kotak | Kotak per lembar |
|---|---|---|
| Kertas 200 kotak | 20 kotak × 10 baris | 200 kotak |
| Kertas 400 kotak | 20 kotak × 20 baris | 400 kotak |
Mengapa bukan sekadar karakter ÷ 200
Jika dihitung dengan ‘lembar = karakter ÷ 200’, hasilnya lebih sedikit dari kenyataan, karena kertas naskah punya aturan yang membiarkan kotak kosong.
- Saat paragraf dimulai, kotak pertama dikosongkan.
- Saat paragraf berakhir, sisa kotak di baris itu dikosongkan dan paragraf baru dimulai di baris berikutnya.
Semakin banyak paragraf pendek dalam tulisan, semakin banyak kotak kosong dan semakin besar jumlah lembarnya. Karena itu alat ini menghitung baris dengan benar-benar mengisi teks ke dalam kotak kertas naskah, lalu menganggap 10 baris sebagai satu lembar kertas 200 kotak dan 20 baris sebagai satu lembar kertas 400 kotak.
Aturan menulis di kertas naskah
Berikut cara penggunaan kertas naskah yang banyak diajarkan di sekolah Korea dan dipakai dalam lomba.
- Satu karakter per kotak: Hangul, aksara Tionghoa, dan tanda baca masing-masing menempati satu kotak.
- Kosongkan kotak pertama paragraf: kotak pertama dikosongkan hanya saat paragraf baru dimulai.
- Huruf Latin dan angka: huruf kapital satu per kotak, sedangkan huruf kecil dan angka Arab dua per kotak. Angka satu digit ditulis dalam satu kotak.
- Spasi setelah tanda baca: pada prinsipnya satu kotak dikosongkan setelah tanda baca, tetapi menurut kebiasaan tidak ada kotak kosong setelah koma (,) dan titik (.). Setelah tanda tanya dan tanda seru, satu kotak dikosongkan.
- Tanda baca di akhir baris: jika tanda baca jatuh tepat saat baris berakhir, tanda itu tidak dipindah ke kotak pertama baris berikutnya, melainkan ditulis di kotak terakhir bersama hurufnya.
- Spasi di awal baris: jika spasi jatuh di kotak pertama sebuah baris, kotak itu tidak dikosongkan dan tulisan langsung dimulai.
- Elipsis: tulis enam titik, tiga titik per kotak di dua kotak, lalu tambahkan titik jika kalimat berakhir.
Judul dan nama
Pada lembar pertama, baris pertama dikosongkan, judul ditulis di tengah baris kedua, lalu afiliasi dan nama ditulis di sisi kanan baris berikutnya. Isi tulisan dimulai setelah mengosongkan satu baris di bawah nama. Karena formatnya berbeda-beda untuk setiap tulisan, bagian ini tidak dimasukkan dalam perhitungan lembar alat ini. Perkirakan saja perlu 4–5 baris tambahan di lembar pertama.
Cara alat ini memperkirakan dan keterbatasannya
Alat ini menerapkan indentasi paragraf, dua huruf kecil atau angka per kotak, tanda baca di akhir baris, penghilangan spasi di awal baris, dan tanpa spasi setelah koma dan titik. Alat ini tidak menerapkan indentasi dialog (aturan mengosongkan kotak pertama sampai tanda kutip penutup), pembagian elipsis ke dalam kotak, maupun baris judul dan nama. Karena itu hasilnya bisa selisih beberapa baris dengan kertas naskah sungguhan. Gunakan untuk memperkirakan panjang, dan periksa naskah akhir Anda di templat kertas naskah yang sebenarnya.
Referensi: materi pembelajaran penggunaan kertas naskah, seperti ‘Cara menulis di kertas naskah’ dari tes kemampuan membaca EBS (Korea).
Tanggal acuan: 2026-09-23